Sebuah Pelajaran dapat kita petik dari mana saja, baik di sekolah, di rumah, di jalan dan di manapun kita berada. Pelajaran berharga membutuhkan pemahaman dan penghayatan dari hati dan otak sekaligus pikiran kita. Bayangkan jika suatu masalah yang kita hadapi tidak menggunakan pikiran dan hati kita, maka tidak akan menjadi hikmah dari suatu masalah tersebut.
Kemarin sore (28/02/2012) di depan parkiran ada seorang Nenek yang sudah tua renta, kalau saya perkirakan sudah berumur lebih dari 65 tahun. Beliau datang kepada saya yang kebetulan mau naik sepeda bersama teman saya (saya di bonceng). Beliau menawarkan dagangannya berupa lemet atau rukuk-rukuk jajan khas daerah yang terbuat dari adonan ketan di tengahnya ada kelapa yang sudah di parut dan rasanya manis. Penampilan nenek ini alakadarnya dengan memakai jilbab yang sudah lusuh dan baju yan kumel. "mas, mboten mundhut jajan kulo, niki tasik kathah mas" dengan senyum yang dibuat semanis-manisnya. (mas, maukah membeli jajan saya, ini masih banyak mas). Pikiran saya langsung bekerja sinkron dengan hati saya, dalam hati berkata, nenek hebat dan tidak pantang menyerah. Walaupun sudah tua renta tapi beliau berusaha dengan tidak menjadi "peminta" seperti kebanyakan orang yang sudah tua lainnya.
Seorang nenek yang super hebat, dia tidak menggadaikan harga dirinya dengan meminta-minta di pinggir jalan atau duduk manis di depan mall mengharapkan belas kasihan dari orang yang lewat. Harga diri memang menjadi prinsip nenek itu, karena dia masih mau berusaha walaupun dengan kondisi yang sudah tua, apalagi beliau seorang wanita. Beliau juga membawa payung untuk berjaga-jaga jika hujan turun sewaktu-waktu.
Semoga beliau di beri kesehatan dan kekuatan fisik untuk berjualan terus dan dilapangkan rejekinya. Terima kasih nek engkau telah memberi pelajaran berharga tentang arti sebuah harga diri dan perjuangan tanpa kenal lelah.
Selengkapnya...
TERASI TUBAN
Menjual TERASI TUBAN
Pelajaran Berharga Dari Seorang Nenek
Alhamdulillah Tidak Kena Tipu
Alhamdulillah tidak kena korban penipuan dari orang yang tidak bertanggung jawab. Hanya karena orang tersebut menginginkan keuntungan secara instan dia melakukan apa saja asal bisa cepet dapat duit banyak. Cara yang cepat itu salah satunya dengan menipu. Hari Selasa saya ditelepon oleh orang yang bernama (maaf ini inisial Widodo) yang beralamat di Sukomulyo Manyar Kabupaten Gresik. Beliau ini bermaksud membeli terasi dalam jumlah banyak. Katakanlah beliau mempunyai CV baru dan ingin mengembangkan usahanya itu dengan membeli terasi dalam jumlah banyak, Sepertinya toko kelontong. Tidak tanggung-tanggung beliau memesan 300 kg Terasi dengan nilai total 9 juta Rupiah. Dalam pembicaraan itu saya deal dengan barang yang beliau pesan begitu juga untuk pengiriman sudah deal. Begitu masuk pada pembicaraan pembayaraan transaksi ada kejanggalan yang membuat saya terlena (karena jumlah order yang besar) yaitu pembayaran melalui bilyet giro BTN. Saya kurang paham dengan sistem bilyet giro, sehingga saya mencari info di internet ternyata banyak juga yang dirugikan dari oknum pemilik giro ini. Bilyet giro tidak bisa di cairkan karena uangnya sudah habis, atau account di bank sudah ditutup. Tapi tidak usah kawatir, kabarnya ada daftar blacklist dari BI bagi pemilik bilyet giro yang pernah tersandung kasus penipuan.
Bapak ini tidak mau mentransfer uang terlebih dahulu ke rekening saya tapi saya disuruh kirim barang dengan pembayaran melalui bilyet giro. Saya langsung sadar bahwasanya ada kemungkinan untuk di tipu. Begitu saya hubungi kembali beliau san saya suruh transfer 3/4 dari total pembelian juga tidak mau. Beliau ngomong kalau mau di konfirmasi beberapa hari jika mau kirim uang ke rekening saya dan sampai saat ini tidak ada kabar apapun. Alhamdulillah terhindar dari bahaya orang yang pengen kaya instan.
Selengkapnya...
Sambal Terasi Keluarga Kita
Sambal terasi memang favorit keluarga kita, berikut resep sederhananya :
1. Cabai Merah (3 biji)
2. Bawang Merah (3 biji)
3. Bawang Putih (3 Biji)
4. Terasi yang sudah digoreng ( 1 Sendok makan)
5. Garam (1 sendok teh)
6. 1 buah tomat sedang
Cara membuat sambal terasi :
Cabai merah, bawang merah, bawang putih dan tomat digoreng.
Siapkan cobek yang telah ditaburi garam, tuangkan cabaim bawang merah, bawang putih dan tomat yang telah di goreng kemudian ulek sampai halus.
Inilah resep sederhana sambal terasi keluarga kita, banyak dan sedikitnya sambal terasi tinggal menambah bahan serta pedas tidaknya tergantung selera masing-masing.
Selengkapnya...
Mencari Penghasilan Halal Yang Simpel
Mencari penghasilan halal yang simpel memang gampang-gampang susah. Lho kok gampang-gampang susah gimana sih ? Tergantung yang menjalaninya tentunya. Terinspirasi pada para pedagang asongan di bis dan kereta, saya mencoba memberikan pandangan mencari uang sekaligus penghasilan halal yang simpel.
Banyak saudara kita yang terjebak pada hal yang instan dalam mencari uang sekaligus penghasilan. Dengan meminta-minta, memalak dan mencuri adalah cara instan yang picik. Memintaa-minta padahal sebenarnya bukan dalam keadaan darurat dilarang dalam Islam. Saya tidak akan menyebutkan dalilnya karena saya sedang tidak menganalisis tentang hal ini. Di kampung tempat saya tinggal, perbuatan meminta-minta merupakan hal yang nista dan termasuk orang yang rendah derajatnya. Banyak kita temui di kota-kota besar orang dalam keadaan sehat wal'afiat, sehat bugar tidak sedang hilang akal meminta-minta belas kasihan pada orang yang lewat, kadang ada yang menodong saat kita berjalan. Memalak dan mencuri jelas dilarang oleh agama Islam dan kita sudah mengetahui tentang hal ini.
Saya kadang heran pada golongan orang "peminta" ini. Tidak adakah jalan lain selain jalan yang mereka lakoni. Berdagang menjadi solusi yang tepat karena tidak memerlukan keahlian yang khusus. Tidak perlu membayangkan harus modal yang besar atau marketingnya nanti bagaimana. Modal bisa di dapat dari pinjam (teman, keluarga, kolega atau pinjam di bank) cukup dengan uang 100 ribu bisa dibuat untuk jualan. Jualan tahu, air mineral, kerupuk dan kacang banyak dijumpai di bis-bis segala jurusan. Peluang seperti ini patut untuk dijalankan dari pada memalak dan mencuri. Lagi pula pekerjaan seperti ini murni 100% halal asal tidak ada unsur tipu menipu di dalamnya. Yang saya tahu keuntungan dari berjualan di bis bisa mencapai 100% dari harga pokok pembelian. Jika kita berjualan sehari 20 bis saja, maka untungnya juga bisa untuk menghidupi keluarga. Begitu pula berjualan di kereta api ekonomi, penumpangnya lebih banyak karena daya tampung yang besar. Daya beli pengguna kereta api sangat besar dengan motivasi pembelian yang berbeda-beda (ada yang suka jajan, lapar, untuk oleh-oleh dll).
Peluang usaha selanjutnya adalah usaha tambal ban. Mencari penghasilan dengan tambal ban ini jelas halal, asal kita jujur tidak memasang jebakan paku sehinggaa pelanggan kita banyak. Populasi kendaraan bermotor sangat banyak dan mobilitas pengguna sepeda motor sangar tinggi, sehingga memungkinkan ban dalam cepat tipis dan bocor. Membuka usaha tambal ban tidak mengeluarkan uang yang banyak tinggal cari tempat mangkal di pinggir jalan dan alat tambal ban serta lem kanisir dan cukit ban.
Bengkel Adik saya (MAREM MOTOR) pernah mentraining anak pondok pesantren (karena dia bingung mau kerja apa) satu minggu langsung bisa membuka sendiri usaha tambal ban miliknya. Dengan modal yang sedikit bisa menghidupi dirinya sendiri karena belum berkeluarga.
Akir kata, dari pada kita meminta-minta, mencuri dan memalak lebih baik kita berusaha mencari penghasilan halal secara mandiri dengan berusaha sekuat tenaga kita. Penghasilan akan dapat mencukupi kebutuhan kita jika kita pintar mengatur uang tersebut.
Selengkapnya...
Usaha Boleh Sama Rezeki Tetap Beda
Usaha boleh sama rezeki tetap beda, karena sudah ada yang mengatur yaitu Yang Maha Pemberi Rezeki. Saya tertarik menuliskan ini karena banyak fenomena kehidupan sekarang yang serba ruwet dalam menjalani teks kehidupan ini. Rezeki memang ada yang mengatur, tetapi kita tidak boleh menjadikan dalil itu sampai kiamat. Sampai kapanpun jika kita tidak mencarinya, maka tidak akan pernah mendapatkan hasil (rezeki). Bergeraklah untuk mendekatkan rezeki, artinya kita tidak boleh berpangku tangan berleha-leha terus ada uang didepan kita.
Seorang pedagang daging ayam dipasar sedang menikmati kejayaannya. Banyak pembeli langganan beliau tiap hari membeli pada beliau, tukang sayur keliling, pengusaha katering dan penjual nasi di warung. Suatu saat ada pedagang daging ayam baru menempati deretan tempat beliau berdagang, bahkan hanya selisih 5 toko saja. Beliau tidak menanggapi hal ini sebagai sebuah saingan dalam berdagang, karena semua orang berhak berdagang dengan persaingan yang sehat.
Usaha boleh sama tapi rezeki tetap berbeda itulah prinsip beliau dalam berdagang. Selama tiga bulan pedagang daging ayam baru belum bisa menyaingi penjualan dari beliau. Meskipun ada pilihan baru bagi para pembeli untuk membeli daging ayam, tapi para pelanggan beliau tetap tidak mau berpindah membeli daging ayam. Mungkin karena keramahan beliau atau beliau sering bersodaqoh sehingga di beri rezeki yang melimpah oleh Allah SWT.
Silakan sobat-sobat berusaha mencari rezeki di jalan yang "benar" sehingga menjadi barokah dan halalan toyyiba. Usaha apa saja yang penting halal tidak peduli malu pada saingan atau dicemooh tetangga kita.
Selengkapnya...
Peringatan Merokok Dalam Kata
Peringatan Merokok dalam kata hanya sebagai bumbu dalam kemasan saja. Di Indonesia, peringatan tentang bahaya merokok banyak ditemui pada kemasan seluruh produk rokok dan di iklan rokok. Meskipun Peringatan merokok sudah terpampang jelas dan gamblang, para penikmat rokok tidak terpengaruh oleh bahaya rokok. Apakah mereka tidak bisa membaca?. Mungkin saja iya, tapi banyak kalangan perokok mulai dari pelajar SMP sampai para pejabat, dosen, mahasiswa, guru dan profesor yang semuanya tentu tidak buta huruf. Lalu apa penyebabnya kok bisa para penikmat rokok masih tetap melanjutkan rutinitasnya meskipun sudah ada peringatan pada kemasannya?.
Rokok mempunyai rasa candu yang akut. Sedikit cerita tentang bapak tukang bangunan yang sedang bekerja untuk menyelesaikan rumah. Saat itu siang hari dan beliau belum menghisap rokok, sifatnya jadi uring-uringan dan tidak bisa berkonsentrasi. Setelah dikasih rokok keadaan menjadi lebih tenang dan beliau bekerja dengan baik lagi. Apakah ini faktor psikologis atau sugesti jika tidak ada rokok maka pikiran tidak tenang.
Contoh lain, saya punya adik yang bekerja pada bengkel sepeda motornya sendiri. Dia tergolong perokok berat, sehari bisa satu pak rokok. Ketika dia mengerjakan servis sepeda motor kelihatan linglung seperti kesulitan menyelesaikanyya. Setelah mengisap rokok langsung keluar ide dan pikirannya sehingga pekerjaanya selesai. Kalau tidak merokok mulut jadi "kecut".
Kata Peringatan merokok dalam kemasan memang tidak efektif bagi para perokok akut. Karena merokok bagaikan minum air saat kehausan di padang pasir. Pada kemasan rokok yang ada di Indonesia tertulis jelas dan detail tentang bahaya merokok. Bahkan kata-katanya memakan tempat yang banyak pada kemasan rokok.
Berbeda dengan kemasan rokok yang ada di Amerika dan Uni Eropa yang memasukkan peringatan merokok setengah halaman pada kemasan, walaupun memakan tempat. Kata-katanya cukup simpel tapi mengandung arti yang mendalam. "Smoking kills" kata yang wajib ada pada kemasan rokok. Bayangkan jika peringatan merokok dalam kemasan rokok di Indonesia di tulis "Asap Mematikan" atau "Asap Beracun dan Pembunuh" dijamin pemilik perusahaan rokok akan kehilangan omsetnya. Peringatan merokok dalam kata memang kurang efektif diberlakukan di Indonesia.
Peringatan Tentang Bahaya Merokok Yang menyeramkan
Hanya memakan 1/3 Tempat kemasan
Selengkapnya...
Hati-hati Dengan Barang di Sekitar Kantor
Hati-hati dengan barang di sekitar kantor anda, sobat. Mungkin sobat tidak menyadari bahwa barang tersebut ternyata dapat membahayakan kesehatan kita. Barang yang kita anggap biasa-biasa saja ternyata setelah kita pikir-pikir, ada benarnya jika barang di sekitar kantor mengandung kuman penyebab penyakit. Seringnya barang-barang disekitar kantor dipegang lebih dari tiga orang yang berbeda dan tingkat kebersihan tangan yang berbeda membuat rentan terhadap bakteri. Apa saja barang-barang tersebut, yuk kita ikuti :
Pertama, Gagang Telepon. Gagang telepfon memungkinkan tempat kuman nempel. Seringnya dipegang oleh pengguna telepon secara bergantian.
:
Kedua, alat-alat tulis. Alat tulis yang kita gunakan di kantor juga mengandung kemungkinan menempelnya kuman, Kecuali barang tersebut milik pribadi anda. Itupun jika anda tidak memperhatikan kebersihan tangan anda, maka kemungkinan juga mengandung kuman penyebab penyakit.
Ketiga, Kalkulator. Barang seperti kalkulator mempunyai tingkat sentuhan tangan yang relatif sering. Berhati-hatilah.
Keempat, Gagang Pintu. Barang ini sangat rentan terhadap kuman penyebab penyakit. Setiap orang pasti menyentuh gagang pintu, baik itu sehabis makan, atau dari toilet. Bisa dibayangkan kuman banyak menempel di gagang pintu.
Kelima, Pegangan anak tangga. Ini tidak jauh berbeda dengan gagang pintu. Tingkat penyebaran kuman juga tinggi. Apalagi jika musim hujan tangan penyebaran flu bisa menyebar melalui pengangan anak tangga. Tiap orang yang membersihkan hidungnya yang terkena flu kemudian lewat tangga dan memegangn pegangan anak tangga. Hati-hati dengan barang di sekitar kantor yang sering kita anggap remeh. Walaupun tingkat bahayanya rendah, setidaknya kita lebih baik berhati-hati dan mencegah sebelum terjadi sakit.
Solusi yang relevan adalah dengan meminta petugas kebersihan kantor untuk membersihkan secara berkelanjutan dan konsisten. Misalnya dibersihkan tiap pagi atau tiap sore menjelang pulang kerja. Cucilah tangan anda dengan air mengalir. Selengkapnya...
Kategori
- Artikel Kesehatan dan Makanan (5)
- Berbagi Tips (3)
- NEWS (8)
- Obat Stres (1)
- Opinion (9)
- Pariwisata (4)
- Terasi Udang Kharisma (1)
- Terasi Udang Super (1)
About Me
- Agus Setya Fakhruddin
- Bismillahirrohmaanirrohiim, Saya melalui Blog ini menawarkan Terasi Asli Tuban Jawa Timur dengan harga yang bersahabat. Untuk memanjakan lidah para penikmat TERASI TUBAN yang tidak bisa membeli langsung di Tuban, dengan blog ini saya mencoba membantu para penikmat Terasi Tuban. Terima kasih.
Popular Posts
-
Ada banyak pilihan wisata religi di Tuban yang masuk dalam daftar kunjungan ziarah wali songo. Pertama dan yang memilik garis Per-Wali-an a...
-
Produk Terasi Udang Tuban yang saya pasarkan tersedia dalam 2 Tipe atau nama. Tipe atau nama terasi tersebut menandakan grade atau tingkat...
-
Dumbek merupakan salah satu jajanan khas Tuban . Mengapa disebut jajanan bukan makanan, karena dumbek adalah makanan ringan bukan makanan i...
-
WIngko Tuban ? Mengapa judul diatas dikasih tanda tanya? Karena saya sendiri menulisnya agak aneh dan mempertanyakan apakah wingko berasal ...
-
Peringatan Merokok dalam kata hanya sebagai bumbu dalam kemasan saja. Di Indonesia, peringatan tentang bahaya merokok banyak ditemui pada k...
-
Terasi Udang Super Tatik N Kemasan 250 gram Rp 15000 ( Produk Unggulan Kami/Paling Enak ) Tidak ada Minimal pembelian Reseller dapat ha...
-
Paradigma merupakan cara pandang, pola pikir, cara mensikapi suatu keadaan dalam konteks ini adalah hidup sehat . Paradigma hidup sehat m...
-
Usaha boleh sama rezeki tetap beda , karena sudah ada yang mengatur yaitu Yang Maha Pemberi Rezeki. Saya tertarik menuliskan ini karena bany...
-
Sebuah Pelajaran dapat kita petik dari mana saja, baik di sekolah, di rumah, di jalan dan di manapun kita berada. Pelajaran berharga membutu...
-
Mencari penghasilan halal yang simpel memang gampang-gampang susah. Lho kok gampang-gampang susah gimana sih ? Tergantung yang menjalaninya...


